Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 21:48 WIB
Ledakan Elpiji, Warga Sudah Pernah Memperingatkan
C. Windoro AT. | msh | Jumat, 13 November 2009 | 23:40 WIB
|
Share:

KOMPAS/ AGUS SUSANTO
Petugas pemadam kebakaran mematikan sumber api dan mencari korban ledakan tabung gas elpiji di Jalan 26, RW 008, RW 05 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (13/11) siang.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com- Warga sekitar lokasi ledakan di Jalan 26 Swadaya, Durensawit, Jakarta Timur mengatakan, ruko yang ditempati Ateng itu dikenal menjadi tempat menyuntik gas dari tabung gas melon ke tabung gas berukuran 12 kilogram. Menyuntik adalah memindahkan gas dari satu tabung, ke tabung lain.

Pemindahan gas dari tabung melon ke tabung gas lain termasuk tindakan pencurian gas. Sebab, harga gas di tabung melon merupakan harga yang disubsidi pemerintah.

Sejumlah Warga yang melintas rumah korban Ateng sering mencium aroma gas. Hal serupa terjadi menjelang kebakaran. Menurut Udin, ketua RT setempat, ruko itu pernah terbakar tahun 2008. Penyebabnya diduga sama, penyuntikan gas dari tabung melon ke tabung lain.

”Kami dan seluruh warga pernah mengingatkan soal ini dalam sebuah rapat RT. Tapi dijawab Ateng, Namanya juga cari makan pak,” ucap Udin.

Kecurigaan yang sama disampaikan Kepala Kepolisian Sektor Metro Durensawit Komisaris Titik Setiowati.Ia mengatakan, saat kejadian, Ateng dan istrinya berada di lantai dua ruko mereka.

”Polisi belum sampai pada soal penyuntikan gas. Masih diselidiki. Kami tidak mengabaikan laporan masyarakat mengenai hal ini,” ucap Titik.