KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Warga Sepanjang Kali Pesanggrahan Harap Waspada
Senin, 16 November 2009 | 21:17 WIB
ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga yang tinggal di sepanjang Kali Pesanggrahan diminta untuk bersiaga terhadap banjir akibat belum selesainya rehabilitasi Situ Gintung yang jebol tahun lalu.

"Kepada warga yang tinggal di sepanjang Kali Pesanggrahan hingga Metro TV, tolong siap-siap. Sebab dulu ada air dalam jumlah besar yang ditampung di Situ Gintung. Sekarang kan sudah tidak ada lagi," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Jakarta, Senin (16/11).

Jebolnya sebagian dinding Situ Gintung menyebabkan air hujan tidak lagi tertampung dan mengalir tak terkendali ke wilayah lebih rendah. Turunnya hujan diperkirakan dapat menggenangi daerah perumahan IKPN Bintaro dan Pondok Indah.

"Nanti ujungnya sampai ke Metro TV, kalinya kan Kali Pesanggrahan. Kasih tahu warga, kami belum bisa berbuat banyak karena Situ Gintung mau direhabilitasi. Mungkin satu tahun baru selesai," kata Fauzi.

Imbauan disampaikan Fauzi Bowo bukan hanya bagi warga yang tinggal di bantaran kali, tapi seluruh kelurahan yang berada di sepanjang Kali Pesanggrahan yang diminta untuk menyiapkan seluruh tempat penampungan.

Informasi ini telah disampaikan Gubernur ke seluruh lurah dan camat terkait untuk disampaikan ke warga sehingga bisa bersiap-siap mengantisipasi kemungkinan banjir pada saat hujan deras.

Rehabilitasi Situ Gintung membutuhkan anggaran sebesar Rp 97 miliar yang disiapkan Departemen Pekerjaan Umum. Kapasitas daya tampungnya sebelum jebol sekitar 1,5 juta meter kubik. Luas situ 21,4 hektare.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Pitoyo Subandrio mengatakan Situ Gintung nantinya akan dilengkapi jalur evakuasi dan kanal selebar enam meter dan panjang satu kilometer yang dihubungkan ke Kali Pesanggrahan.

"Saat ini baru dilaksanakan proses tender. Setelah diketahui pemenangnya nanti akhir tahun, pembangunan fisik bisa segera dilaksanakan," ujarnya.

Pitoyo menyebut Situ Gintung memang bukan termasuk wilayah DKI Jakarta melainkan Provinsi Banten, namun imbasnya sampai ke warga Jakarta yang tinggal di sepanjang Kali Pesanggrahan.

Penulis: BNJ   |   Editor: bnj   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.