JAKARTA, KOMPAS.com — Film 2012 belakangan ini menjadi pembicaraan banyak orang. Setelah menyaksikan film besutan sutradara Ronald Emmerich, membuat beberapa orang percaya bahwa kiamat akan datang pada tahun 2012 .
Namun, tak demikian dengan Ira (29). Film tersebut sama sekali tidak membuatnya percaya bahwa bumi akan berakhir pada tahun 2012. "Enggak mempengaruhi pikiran kalau kiamat itu tahun 2012," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (18/11).
Karyawati swasta itu justru menjuluki film 2012 sebagai "The Disaster Movie of The Year". Pasalnya, dalam film tersebut secara total menggambarkan kerusakan yang dapat melanda planet bumi ini.
Ira mengaku tak ada makna khusus yang didapat setelah menonton 2012, hanya mengingatkan bumi dapat saja berakhir dalam waktu dekat. Selain menampilkan kerusakan, 2012 juga memberikan solusi agar selamat dari kehancuran bumi, yaitu membuat kapal supergede yang dapat menampung ribuan spesies orang dan hewan, seperti cerita Nabi Nuh.
"Tapi, penyelamatan tumbuhan malah tidak diperhatikan. Percuma dong tanam pohon banyak-banyak," kata Ira.
Selain itu, lanjutnya, karena dibuat oleh Hollywood, maka Amerikalah yang keluar sebagai pahlawan. Amerika yang pertama kali mencetuskan ide untuk membuat kapal yang superbesar dan mengumpulkan dana dari para konglomerat.
Namun sayang, untuk dapat diangkut dalam kapal tersebut sangat mahal, yaitu 1 miliar euro per orang, termasuk yang mengerjakan. "Tapi image tersebut segera diperbaiki oleh American Geologist dengan memberikan petuah tentang kemanusiaan di tengah krisis. Saat 15 menit lagi air gelombang air bah akan menerjang," kata dia.
Meski demikian, Ira tidak menyesal menonton 2012. Baginya, film tersebut cukup menghibur, special effect yang ditampilkan mampu membuatnya berteriak saat menonton.
Adegan yang paling diingat Ira adalah saat bumi menuju proses kehancuran. Selain itu, kepasrahan Dalai Lama yang di tengah kehebohan justru tidur di rumah dan ketika air datang hanya membunyikan lonceng juga menyentuh Ira. "Untuk menghibur, boleh jugalah," ujarnya.


