Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 00:34 WIB
Hadapi Banjir, Jakarta Siapkan Rp 790 Miliar
Laksono Hari Wiwoho | acandra | Kamis, 19 November 2009 | 09:28 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Muhayat menjawab pertanyaan wartawan usai menjadi pembina dalam apel siaga dalam rangka antisipasi banjir di Monumen Nasional, Jakarta, Kamis (19/11).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mengamankan wilayahnya dari ancaman banjir. Pemprov Jakarta telah menyiapkan dana hampir Rp 1 triliun untuk mengantisipasi kerugian akibat air bah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Muhayat seusai membina apel siaga dalam rangka antisipasi banjir di Monumen Nasional, Kamis (19/11) pagi.

Dalam pidatonya, Muhayat menekankan agar semua perangkat daerah siap mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat hujan di jalan-jalan utama. Muhayat mengharapkan, kemacetan parah seperti yang terjadi pada Jumat minggu lalu tidak terjadi lagi.

"Jangan sampai pada saat hujan, lampu-lampu lalu lintas mati, tidak ada petugas di perempatan-perempatan," kata Muhayat di depan ratusan pasukan dari kepolisian, satuan polisi pamong praja, camat, lurah, dan wali kota di lima wilayah di Jakarta.

Kepada wartawan, Muhayat mengatakan bahwa pemprov telah menyiapkan dana Rp 790 miliar untuk penanganan banjir tahun ini. Jumlah itu berasal dari dana cadangan APBD sebesar Rp 650 miliar dan dana tak terduga sebesar Rp 140 miliar.

"Dana ini digunakan jika sewaktu-waktu diperlukan. Dana utama tergantung dari masing-masing SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang besarnya bervariasi," kata Muhayat.

Selain menyoroti kemacetan akibat hujan, Muhayat juga meminta para wali kota untuk mengevaluasi kembali tempat-tempat evakuasi banjir bagi para korban banjir. Jika kondisinya tidak layak, tempat-tempat tersebut harus segera dipindahkan.