Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 03:26 WIB
Massa "Ngaku" Pendukung Polri Demo Lagi di HI
Leo Sunu | Glo | Kamis, 19 November 2009 | 13:10 WIB
|
Share:

JAKARTA,KOMPAS.com — Ratusan orang, Kamis (19/11), memadati kawasan Bundaran HI. Massa yang mengaku berasal dari Perhimpunan Masyarakat Betawi dan Laskar Masyarakat Jayakarta ini menyatakan dukungannya kepada Polri untuk menuntaskan proses hukum dua pimpinan (nonaktif) KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.

Sebelumnya, Rabu, aksi mendukung Polri juga terjadi di tempat yang sama. "Kami mau dukung Bapak Kapolri supaya tidak takut sama KPK. Polisi sudah melakukan tugas dengan benar sehingga perlu didukung," kata salah satu peserta aksi setibanya di Bundaran HI.

Selain menyatakan dukungannya kepada Polri dan Kejaksaan Agung, kali ini mereka juga meminta secara tegas kepada Tim Delapan agar tidak melakukan intervensi hukum yang berlebihan. Mereka menilai, keberadaan Tim Delapan tidak jelas dan tidak independen sehingga seharusnya tidak memiliki kewenangan apa pun untuk meminta penghentian proses hukum Bibit dan Chandra.

"Tim Delapan itu bukan memberikan rekomendasi, tapi mereka melakukan intimidasi. Mari kita dukung Polri dan Jaksa Agung melakukan tugasnya," teriak salah satu orator dari atas mobil.

Mereka juga menyatakan ancamannya akan mengerahkan massa yang jauh lebih besar jika proses hukum terhadap dua pimpinan KPK benar-benar dihentikan. "Kami mendukung tegaknya supremasi hukum. Namun, caranya jangan diintervensi begitu dong. Kan ada prosesnya, ya diikutin saja. Kalau memang tidak salah nanti juga bisa dibuktikan," ujar orator yang disambut teriakan dan tepuk tangan dari para demonstran.

Banyaknya massa kali ini tidak sebanyak ketika aksi serupa yang terjadi kemarin. Meski demikian, ruas Jalan Jenderal Sudirman menuju arah Bundaran HI menjadi tersendat akibat aksi yang hingga kini masih terus berlangsung. Pengamanan ketat pun dilakukan oleh puluhan aparat kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi.