Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 00:43 WIB
Antisipasi Banjir, DKI Siapkan 77 Dapur Umum
Hertanto Soebijoto | hertanto | Senin, 23 November 2009 | 07:53 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Ibu Kota tampaknya tak perlu khawatir kekurangan makanan dan minuman jika sewaktu-waktu terjadi banjir dan harus mengungsi di tempat-tempat pengungsian. Sebab, untuk mengantisipasi terjadinya banjir, Dinas Sosial DKI Jakarta telah menyiapkan 77 dapur umum yang akan disebar di lima wilayah kota administrasi. Selain itu, 650 satgas taruna siaga bencana (Tagana) juga disiapkan guna membantu proses evakuasi korban banjir.

Kepala Dinas Sosial DKI, Budihardjo, mengatakan, saat ini sedang diinventarisasi lokasi yang seringkali digunakan sebagai tempat pengungsian. "Tahap pertama kami inventarisasi dulu lokasi-lokasinya sambil menyiapkan personel dan kebutuhan lainnya bagi korban banjir," ujar Budihardjo di Jakarta, Senin (23/11).

Dia memastikan, sejumlah dapur umum itu akan dibangun di tempat-tempat yang aman guna memenuhi kebutuhan korban banjir. Yang pasti, di tiap kantor wali kota akan didirikan dapur umum sentral.

Kemudian tiap wilayah juga memiliki enam dapur umum mobil yang akan berkeliling ke tempat-tempat yang jauh dari jangkauan kantor wali kota. Kemudian 44 dapur mandiri yang akan disebar di kecamatan wilayah kota, 22 dapur mandiri yang akan disebar di kelurahan wilayah kota.

"Dinas juga punya dua dapur yang mobile untuk membantu bila diperlukan," ungkap Budihardjo.

Kemudian 150 satgas Tagana akan dikerahkan di lapangan, di samping juga disiagakan 500 personel lainnya yang siaga di kantor Dinsos DKI. Mereka nantinya membantu pengungsi baik untuk evakuasi maupun pendistribusian sandang dan pangan.

Bahkan sejumlah makanan untuk bayi, pakaian sekolah, selimut, dan logistik lainnya telah disiapkan untuk warga korban banjir. Pihaknya juga tidak menutup diri jika ada pihak swasta yang berkenan memberikan bantuan melalui Dinas Sosial DKI.

"Kami selalu terbuka bila pihak swasta atau masyarakat ingin membantu, silakan datang ke kantor Dinsos atau posko-posko kami dan kami akan mendisitribusikannya dengan baik dan merata," ungkapnya.

Sumber :
Berita Jakarta