JAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 100 orang calon pembeli ponsel Esia Gayaku FM buatan Nexian, Rabu (25/11) sekitar pukul 16.30, berdemo di depan Wisma Bakrie, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Sebelumnya mereka hendak membeli ponsel murah yang hanya dibanderol seharga Rp 99.000 di Plaza EX, Senayan.
Mereka mengaku tidak kebagian setelah mengantre selama berjam-jam di Plaza EX. Semula mereka mengantre di dalam gedung. Namun, karena banyaknya pembeli, antrean bertambah panjang hingga ke luar gedung. Sempat terjadi kericuhan karena membeludaknya para pembeli.
Menurut pengakuan salah satu calon pembeli, belum sempat semua pembeli kebagian ponsel, stan penjualan ditutup secara sepihak oleh penyelenggara. Padahal, menurutnya, stok ponsel yang dijual masih ada. Namun, mobil boks yang mengangkut handphone tersebut keburu meninggalkan lokasi. Tak ayal, setelah bersepakat dengan semua calon pembeli, mereka pun mendatangi Wisma Bakrie.
"Jualan hape kok enggak koordinasi. Yang rugi kan kita. Masak udah ngantre dari pagi tetap enggak kebagian. Gimana nih Bakrie," ujar seorang demonstran yang enggan disebutkan namanya.
Beberapa orang demonstran pun diizinkan masuk menemui pengelola. Setelah pertemuan, akhirnya disepakati setiap calon pembeli yang belum kebagian akan dicatat nomor teleponnya dan akan dihubungi untuk bisa mengambil ponsel tersebut tanpa mengantre. Tidak disebutkan apakah kemudian mereka nantinya bisa mendapatkan ponsel tersebut dengan harga yang sama.


