
JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang libur panjang yang diawali hari raya Idul Adha, Stasiun Gambir meningkatkan pengawasan dan pengamanan untuk menekan adanya percaloan. Wakil Kepala Stasiun Gambir Muhammad Basyir mengatakan, hingga hari ini, belum ditemukan aksi percaloan yang meresahkan pemudik.
"Situasinya aman terkendali. Tapi kita sendiri tetap melakukan pengawasan internal," kata Basyir kepada Kompas.com, Jumat ( 27/11 ) petang.
Ia mengatakan, dengan sistem penjualan tiket yang sudah ditingkatkan dengan menyediakan layanan penjualan tiket secara online, turut mengurangi jumlah penumpukan penumpang yang otomatis memutus arus percaloan. Meski demikian ia tak menampik mengenai adanya kemungkinan calo yang "bermain" di luar stasiun sehingga tidak terawasi.
"Oleh karena itu saya mengimbau agar pemudik meningkatkan kesadaran untuk menghindari calo. Lebih baik mempersiapkan diri sejak jauh hari atau menggunakan layanan online," tuturnya.
Stasiun Gambir kini juga menyediakan fasilitas running text di monitor dekat loket penjualan yang menginformasikan jumlah tiket tersedia. "Sehingga para calon pemudik bisa memperkirakan jumlah tiket yang masih ada ketika hendak mengantre. Kalau dia memperkirakan tidak akan kebagian, ia sudah bisa ambil antisipasi lain," ujarnya.
Pantauan Kompas.com, untuk keberangkatan hari ini tidak terjadi kepadatan berarti di loket-loket stasiun Gambir. Penumpukan hanya terjadi di peron-peron oleh para penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan. Oknum-oknum calo pun tidak terlihat berkeliaran karena jumlah pemudik yang relatif sepi dibandingkan kemarin.