KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Meski Punya Kupon, Nenek Salbiah Tak Dapat Daging
Sabtu, 28 November 2009 | 09:52 WIB
KOMPAS.COM/ KRISTIANTO PURNOMO
Warga antre mendapatkan jatah daging kurban di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/12). Polda Metro Jaya membagikan sebanyak 3500 paket daging kurban pada hari raya Idul Adha kali ini.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan orang kecewa tidak mendapat daging kurban saat hari raya Idul Adha 1430 H di Masjid Istiqal, Jakarta Pusat. Meskipun telah menunggu berjam-jam, mereka harus pulang tanpa memegang kantong plastik berisi daging ditangan.

Seperti yang dialami seorang nenek bernama Salbiah (52), warga Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Ia bersama cucunya, Novi (15), telah mendatangi Masjid Istiqal sejak hari Jumat ( 27/11 ) pukul 21.00. "Saya baru pertama kali ngantri disini. Tau dari berita di Istiqal bagiin daging," ucap dia kepada Kompas.com, Sabtu ( 28/11 ).

Pada Jumat malam, ia dan cucunya sempat menumpang tidur di dekat pintu di lingkungan masjid namun diusir oleh petugas. Terpaksa, mereka harus tidur dipinggir jalan di luar lingkungan masjid. "Udah rame yang nunggu dari kemarin malam. Kita diusirin sama petugas. Kita akhirnya tidur disitu," ucap dia sambil menunjuk arah jalanan.

Setelah itu, sejak pukul 02.00, Salbiah bersama ribuan orang yang telah berkumpul mulai mengantri di depan pagar masjid. Panitia kemudian membuka pagar pukul 03.30. Setelah dibuka, ia kembali mengantri dan menunggu hingga pembagian kupon pukul 05.00. "Saya udah cape ngantri, berdesakan terus panitia jam 6.30 umumin daging habis. Kecewa banget," ujarnya kesal.

Hal serupa dialami, Sukirman (48), warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Ia telah mendapat kupon setelah mengantri di loket kupon. Namun, ketika akan mengambil daging yang jaraknya 300 meter dari loket kupon, pihak panitia menyatakan persedian daging telah habis. "Bayangin aja, udah cape-cape ngantri dari subuh ngga dapet juga. Padahal ada kupon," lontar dia kesal.

Sama halnya dialami Fuad (45), warga Bekasi yang bekerja sebagai pedagang buah potong di Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur. Kemarin, ia mendapat kupon daging pemberian dari seorang penumpang di terminal. "Saya disuruh ambil di Istiqal. Ya saya datang subuh-subuh. Nganti desak-desakan bareng ribuan orang. Tiba-tiba panitia bilang daging habis. Masa ada kuponnya tapi dagingnya habis?," tanya dia.

Dari pantauan Kompas.com, hingga pukul 10.00 ratusan orang masih berkumpul di dalam masjid berharap mendapat daging kurban.

 

SANDRO

Editor: tof Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.