JAKARTA, KOMPAS.com — Aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi atau Kompak, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya tidak terlalu paranoid dan mengeluarkan ancaman terbuka kepada publik terkait Gerakan Anti Korupsi 9 Desember 2009.
Tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia. "Kompak bersama tokoh-tokoh agama dan nasional hanya mengampanyekan agar Indonesia bebas dari korupsi. Jadi, siapa pun yang antikorupsi silakan bergabung di Monas dan HI pukul 12.00-15.00," ujar Fadjroel kepada Kompas.com, Jumat (4/12).
Fajdroel menambahkan, "Nah, kalau SBY antikorupsi dan bersedia membersihkan pemerintahan dari buaya-buaya koruptor, maka silakan bergabung. Dengan tulus kami mengundang SBY untuk bergabung untuk berkampanye membersihkan Indonesia dari korupsi dan buaya-buaya koruptor."
Menurut Fajdroel, slogan Kompak selalu terang benderang, "Kalau Bersih, Kenapa Risih".
