Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 19:01 WIB
SBY Jangan Terlalu Risi dengan Gerakan Antikorupsi 9 Desember
Hindra Liauw | msh | Jumat, 4 Desember 2009 | 18:20 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi atau Kompak, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya tidak terlalu paranoid dan mengeluarkan ancaman terbuka kepada publik terkait Gerakan Anti Korupsi 9 Desember 2009.

Tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia. "Kompak bersama tokoh-tokoh agama dan nasional hanya mengampanyekan agar Indonesia bebas dari korupsi. Jadi, siapa pun yang antikorupsi silakan bergabung di Monas dan HI pukul 12.00-15.00," ujar Fadjroel kepada Kompas.com, Jumat (4/12).

Fajdroel menambahkan, "Nah, kalau SBY antikorupsi dan bersedia membersihkan pemerintahan dari buaya-buaya koruptor, maka silakan bergabung. Dengan tulus kami mengundang SBY untuk bergabung untuk berkampanye membersihkan Indonesia dari korupsi dan buaya-buaya koruptor."

Menurut Fajdroel, slogan Kompak selalu terang benderang, "Kalau Bersih, Kenapa Risih".