JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengecam keras tindakan polisi yang tanpa alasan jelas telah memukuli dan menodongkan pistol ke JJ Rizal, salah seorang dosen dan juga pengamat sejarah UI, pada Sabtu (5/12) malam sekitar pukul 11.45 WIB di bawah jembatan penyeberangan di depan mal Depok Town Square atau Detos.
"Tindakan polisi itu sudah di luar kepatutan. Saya mendesak Kapolres Depok agar memecat sejumlah polisi yang terlibat tersebut. Mereka telah menodai korps polisi. Seharusnya mereka itu melindungi dan mengayomi warga, bukan bertindak arogan," ujar Nasir Djamil, Senin (6/12).
Dalam berita sebelumnya, Rizal bercerita disergap lima orang saat menyusuri jalanan tiba-tiba di bawah jembatan penyeberangan Detos. Ia pun spontan melawan dan berteriak mencari perhatian karena terbayang menjadi korban kawanan kriminal. Semakin ia berontak, kelima orang tersebut semakin kuat meringkus.
"Bahkan dua orang menodongkan pistol, satu masih dengan sarungnya, satunya lagi sudah telanjang. Saya kemudian diseret dan mulai dipukuli makin keras," ujar Rizal, Minggu kemarin. Peristiwa pemukulan tersebut, kata Rizal, diperkirakan berlangsung sekitar lima belas menit.
