Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 19:21 WIB
Datangi KPK, "Negeri Impian" Beri Jebakan Tikus
Leo Sunu | Edj | Rabu, 9 Desember 2009 | 11:17 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, Rabu (9/12), para penguasa "Negeri Impian" mendatangi KPK. Mereka turut merayakan Hari Antikorupsi Sedunia dan ingin memberi dukungan kepada institusi pemberantas korupsi di Indonesia, yaitu KPK.

Tampak yang datang antara lain Mantan Presiden "Negeri Impian" Jarwo Kwat dan Mantan Presiden Megakarti. "Kami ingin melihat apa KPK ini masih ada di Indonesia, dan ternyata masih ada. Hebat betul ini," kata Jarwo Kwat yang langsung disambut gelak tawa para jajaran KPK dan wartawan.

Juga ikut hadir beberapa pejabat menteri "Negeri Impian", yakni Jaim dan Ngademin. Jarwo yang tampak mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam ini mengatakan, para anggota "Negeri Impian" ingin memberikan pernyataan sikap bahwa pemberantasan korupsi saat ini harus menjadi gerakan moral. "Saya heran korupsi itu kok enggak hilang-hilang. Ini harus ada gerakan moral supaya orang kayak Anggoro itu takut korupsi," katanya. 

Kehadiran mereka pun diterima langsung oleh pimpinan KPK, Chandra M Hamzah. Kepada Chandra, para penguasa "Negeri Impian" ini menyerahkan sebuah alat jebakan tikus. "Ini supaya KPK terus menangkap tikus-tikus yang masih banyak berkeliaran," kata Megakarti.

Chandra pun menerima "kado" jebakan tikus itu dengan senang hati. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua "tamu dari negeri tetangga" ini atas dukungannya kepada KPK.