MALANG, KOMPAS.com - Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, Rabu (9/12), ratusan aktivis Kota Malang, di antaranya Malang Corruption Watch, menggelar aksi demonstrasi. Sasarannya adalah kantor Bank Indonesia dan Kejaksaan Negeri Kota Malang.
Awalnya massa bergerak ke Kejaksaan yang selama ini dinilai tidak becus menangani kasus korupsi. Di kantor korps baju cokelat di Jl Simpang Panji Suroso ini, selain berorasi, para demonstran juga melempari kantor itu dengan sekeranjang telur. Seorang pegawai kejaksaan yang menyaksikan aksi itu dari dekat sempat marah karena menganggap ada demonstran yang melemparkan batu.
Sasaran demonstrasi berikutnya adalah Kantor Bank Indonesia di Jl Merdeka Utara. Kantor ini menjadi sasaran karena dianggap terkait dengan kasus Bank Century yang menguras uang negara sebesar Rp 6,7 triliun. Di sini mereka berorasi dan melontarkan jargon-jargon antikorupsi.
Karena jumlahnya yang nyaris 1.000 orang, seiring makin banyaknya elemen yang bergabung, aksi itu memacetkan jalan di sekitar Alun-alun Kota Malang.
Aparat kepolisian tampak menjaga ketat aksi itu. Selain di dalam pagar Kantor BI, aparat dari Polresta Malang dan Polwil Malang berjaga di sekitar alun-alun.
Di sana terdapat sejumlah kantor pemerintahan dan pusat perbelanjaan. Di antaranya Pendopo Kabupaten Malang, Kantor Pos Besar, Kantor Pelayanan Pajak, Sarinah, Alun-alun Mal. Tiga tempat ibadah besar juga terdapat di sekitar situ, antara lain Masjid Jami, GPIB Imanuel dan Katedral.
