JAKARTA, KOMPAS.com — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) akan menggelar upacara penghormatan khusus untuk melepas jenazah Sulistyo Putranto ke peristirahatan terakhirnya. Sulis, demikian ia dipanggil, meregang nyawa saat menunaikan tugasnya memadamkan kebakaran di Kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (10/12/2009).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Paimin Napitupulu mengatakan, Sulis merupakan sosok petugas pemadam yang memiliki dedikasi tinggi terhadap profesi yang diembannya. "Karena bagaimanapun, dia meninggal saat bertugas. Dia sudah seperti pahlawan bagi kami," kata Paimin, Jumat di rumah duka, Jalan Zainul Arifin, Jakarta Pusat.
Upacara penghormatan tersebut sedianya akan dilakukan seusai shalat Jumat di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat yang terletak tidak jauh dari kediaman orangtua Sulis. Sementara itu, pemakaman akan dilakukan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Paimin mengatakan, Sulis oleh rekan-rekan kerjanya dikenal sebagai sosok yang rajin dan pantang menyerah bila sudah mengemban tugas. Dalam berbagai penugasan, kata Paimin, almarhum selalu mampu menunaikan tugas dengan baik. "Dia pernah ikut membantu di Situ Gintung. Terakhir juga pernah ke Padang untuk membantu korban gempa," tandasnya.
