Widyawati (20), seorang pengendara motor yang menerobos pelintasan tanpa palang di Jalan Semeru, Jakarta Barat, luka parah di bagian kepala setelah motor yang dikendarainya dihantam kereta sekitar pukul 13.00. Perempuan warga Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, itu nekat menerobos antrean di dekat lintasan kereta api (KA) meski sudah diteriaki warga. ”Jarak kereta api dan motor tinggal sepuluh meter. Motor langsung tertabrak kereta dan terseret sekitar 20 meter,” kata Setiawan, pegawai kereta api yang bertugas di dekat lintasan kereta di Pasar Grogol, Jakarta Barat. Widyawati dalam keadaan tidak sadar dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras. Zakir, seorang saksi mata, mengatakan, dalam sebulan ini sudah terjadi tiga kecelakaan di lintasan kereta tanpa palang itu. ”Kecelakaan pertama menimpa motor lalu bajaj. Sekarang sepeda motor lagi jadi korban,” kata Zakir. Motor Honda Supra bernomor polisi B 6080 UJJ yang dikendarai Widyawati hancur berantakan. Roda depan dan belakang sudah tidak berbentuk. Lintasan di Jalan Semeru itu banyak dilewati pengendara motor. Sebelumnya, sekitar pukul 10.30, sebuah Mikrolet C 15 trayek Kalideres-Ciledug remuk setelah terserempet kereta api Jakarta-Tangerang. Bagian depan mobil remuk, tetapi sopir dan para penumpang selamat. ”Semua penumpang langsung ganti kendaraan. Terseretnya lumayan jauh hampir 30 meter,” kata Rozy, warga setempat yang melihat kecelakaan itu. Sopir mikrolet langsung melarikan diri. Mikrolet bernomor polisi B 1469 IT menerobos palang pintu yang baru menutup separuh. Pada saat bersamaan kereta melintas.
