JAKARTA, KOMPAS.com- Beberapa piringan musik tua berjejer di sebuah stan di Festival Kemang 2009. Di stan itu juga terlihat kumpulan koin kuno buatan tahun 50-an hingga 70-an.
Stan "jadul" tersebut menjual barang-barang tua seperti uang kertas dan logam, patung dan keramik tua, buku dan majalah kuno, serta piringan hitam jadul.
Menurut Firman, seorang penjaga stan jadul tersebut, barang-barang kuno yang dipamerkan di stan itu ia kumpulkan dari berbagai sumber. "Dari mana-mana, kita jual-beli. Jenis apa saja boleh," ujarnya.
Selain itu, toko jadul ini juga menerima pesanan seandainya ada yang ingin mencari benda jadul tertentu, seperti sarung pistol jadul yang banyak dicari akhir-akhir ini. Terlihat koleksi barang jadul toko ini memang beragam dan dijual dengan harga beragam pula.
Menurut Firman, benda jadul termahal yang pernah ia jual adalah jam tangan Rolex asli yang harganya bisa mencapai belasan juta. "Rolex harganya lima juta, yang mulus asli bisa 15 juta," ujarnya.
Firman juga menambahkan, barang-barang jadul seperti yang ia jual masih diminati masyarakat, terutama para kolektor barang kuno. Menurut Firman, yang paling sering dicari adalah uang kuno, baik yang logam maupun kertas.
Festival Kemang yang digelar 19-20 Desember berisi ratusan stan yang memamerkan barang-barang unik mulai dari pakaian hingga barang antik. Selain itu, Festival Kemang juga diisi beragam stan makanan mulai dari yang tradisional seperti kerak telor hingga pizza.
