JAKARTA, KOMPAS.com - Festival Kemang ikut memberi keuntungan ekonomis kepada warga sekitar. Muji, pengelola parkir motor di kawasan Festival Kemang mengaku keuntungan yang ia dapat dari sewa lahan parkir motor mencapai dua kali lipat dari hari biasa. "Seratus persen dibandingkan hari biasa ya, ini memang lebih ramai," ujar Muji di sela kegiatannya, Sabtu (19/12/09).
Menurut Muji, sejak ia membuka jasa parkiran, Sabtu pagi, sudah ada sekitar ratusan motor yang parkir di lahannya. Untuk biaya parkir, pengendara hanya dikenai biaya karcis 3000 rupiah tanpa ada tarif per jam. Lahan parkir seluas 200 meter itu bisa menampung ratusan motor yang dijaga oleh 12 orang.
"Ada 12 yang menjaga. Supaya nggak kehilangan, ada satu orang yang diberi tanggung jawab penuh dan pantau siapa saja yang kerja. Karena uang tiga ribu tidak berarti dibanding helm hilang," ujar Muji yang juga warga RW 01 Kelurahan Bangka, Mampang Jakarta.
Selain menguntungkan warga pengelola parkiran, Festival Kemang juga menguntungkan warga RW 02 Kelurahan Bangka yang menggelar Stan Kerakyatan. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Stan Kerakyatan yang terletak di belakang stan Festival Kemang menjual barang-barang yang lebih murah dibandingkan harga yang ditawarkan di stan Festival.
