Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 22:43 WIB
Empat Suporter Persikota Ditembak di Dada dan Leher
Pingkan E Dundu | wah | Selasa, 22 Desember 2009 | 20:08 WIB
|
Share:

TANGERANG, KOMPAS.com — Empat orang yang terkena tembakan saat kerusuhan pecah seusai pertandingan divisi utama antara kesebelasan Pro Duta dari Yogyakarta dan Persikota Tangerang, Selasa (22/12/2009), adalah suporter Persikota. Masing-masing dilaporkan masih remaja anak baru gede (ABG) bernama Ahmad Fahri, Yogi, Eka, dan Rudi.

Hal tersebut dikatakan Acan Sodet, pengurus Persikota Tangerang, saat ditemui di ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang. Acan mengatakan, Ahmad tertembak di dada, sedangkan lainnya ada yang di dada dan ada yang di leher. Kondisi korban sampai saat ini masih dalam penanganan dokter. Selain keempat korban, satu anggota polisi juga dilarikan.

Acan mengatakan, peristiwa tersebut bukan kerusuhan antarsuporter, melainkan bentrok dengan warga sekitar stadion. Ia menceritakan, sekitar 15 menit seusai pertandingan berakhir pukul 17.30, para suporter Persikota meninggalkan stadion. Saat melalui lapangan di Jalan Sukun yang berada di belakang stadion, tepatnya di samping Kantor Pemerintah Kota Tangerang, tiba-tiba rombongan dihadang warga.

Tiba-tiba, lanjut Acan, ada bunyi tembakan dari arah warga yang berjarak sekitar 50 meter dari arah suporter. Empat orang suporter pun terkena timah panas dan segera dilarikan ke RSUD Kota Tangerang.

Acan menduga, bentrokan tersebut dipicu kekecewaan warga akibat peristiwa minggu sebelumnya. Seusai pertandingan antara Persikota dan Persiba Bantul, Jumat (18/12/2009), juga terjadi kerusuhan di lokasi yang sama. Namun, Acan mengaku tidak tahu mengenai masalah yang memicu tawuran.

Ia menduga tembakan tersebut bukan dari aparat polisi. Sebab, saat kejadian, aparat keamanan justru sedang melakukan apel seusai pertandingan di dalam Stadion Benteng. Pertandingan kedua kesebelasan itu sendiri berjalan lancar dengan skor 2-0 untuk Persikota.