JAKARTA, KOMPAS.com — Perayaan malam Tahun Baru biasanya menyisakan tumpukan sampah yang tidak sedikit. Bahkan, pada malam Tahun Baru 2010, volume sampah di Jakarta Barat diprediksi meningkat 6-10 persen.
Jika pada hari biasa volume sampah di Jakarta Barat sebanyak 6.490 meter kubik per hari, pada malam pergantian tahun nanti diperkirakan meningkat menjadi 6.879 hingga 7.139 meter kubik.
Perkiraan kenaikan volume sampah itu mengacu pada pengalaman perayaan Tahun Baru 2008-2009. Saat itu, volume sampah di Jakarta Barat melonjak 7 persen dibandingkan volume sampah pada hari biasanya.
"Kami perkirakan kenaikan volume sampah di Jakarta Barat sekitar 6-10 persen dibandingkan hari biasanya," ujar Amir Sagala, Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat, Selasa (22/12/2009).
Agar wilayah Jakarta Barat tidak menjadi lautan sampah, kata Amir Sagala, instansinya telah melakukan berbagai langkah antisipasi, salah satunya menyiagakan sebanyak 492 petugas kebersihan dan 100 truk pengangkut sampah. Selain itu, jam kerja petugas kebersihan juga ditambah.
Petugas kebersihan ini, kata Amir Sagala, akan disebar di titik-titik berkumpulnya massa mulai Kamis (31/12/2009) malam. Sebelumnya, petugas mengikuti apel di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Raya Kembangan No 2. Mereka akan bekerja membersihkan sampah hingga Jumat (1/1/2010) pagi.
"Dengan begitu, kami harapkan masalah sampah usai perayaan malam Tahun Baru bisa teratasi," harapnya.
Amir mengatakan, dari pengalaman pada tahun sebelumnya, titik-titik yang banyak terdapat sampah salah satunya adalah tempat wisata, seperti Kota Tua.
Selain itu, jalan-jalan protokol, seperti Jalan Daan Mogot, Jalan Gajah Mada, Jalan S Parman, dan Jalan Hayam Wuruk, dipastikan juga akan dipenuhi oleh sampah. Pasalnya, jalan-jalan tersebut biasanya digunakan pawai oleh massa pada malam harinya.
"Kami akan menerjunkan petugas di titik-titik tersebut," ungkapnya.
Kepada masyarakat, Amir mengimbau agar tetap menjaga perilaku. Meskipun sedang merayakan malam pergantian tahun, hendaknya masyarakat tidak membuang sampah secara sembarangan.

