JAKARTA, KOMPAS.com - Ridwan Firdaus (30), salah seorang korban yang tertimpa runtuhan bangunan tambahan di Pusat Grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, hari Kamis (24/12/2009) ini keadaannya sudah membaik.
Menurut Basuni Azis, ayah korban, kondisi Ridwan saat ini sudah membaik. "Sudah bisa ngedenger, sudah bisa bicara. Waktu awal masuk kan masih koma," kata dia, Kamis (24/12/2009), ditemui saat menjenguk anaknya yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Jakarta.
Basuni mengisahkan, saat tengah bekerja sebagai penyewa troli di Tanah Abang, Rabu (23/12/2009), Ridwan tersandung batu dan menabrak steiger, sampai akhirnya dia terjatuh dalam posisi telentang.
"Dia lari, terus kesandung, sampai akhirnya nabrak steiger, terus ketiban besi, setelah itu dia (Ridwan) bilang enggak sadar," katanya.
Ridwan mengalami luka pada bagian kepala, tangan, dan kaki. "Kemarin pukul empat sore sudah dioperasi," ungkap Basuni.
Walaupun sudah bisa diajak bicara, Ridwan ternyata belum bisa melihat dengan baik. "Matanya penuh debu, dari kemarin saya bersihin terus. Kata dokter juga jangan diajak bicara dulu," ujarnya.
Basuni berharap putranya dapat segera pulang dari rumah sakit, walaupun sampai saat ini belum dapat dipastikan kapan Ridwan akan pulang. Sejak pagi tadi, keluarga korban terus berdatangan untuk menjenguk.
Selain Ridwan, Korban runtuhan bangunan tambahan Metro Tanah Abang lainnya yang ada di RS Jakarta adalah Hamim (52) dan Saryani (23). "Pak Hamim masih di ICU, kalo Saryani sudah baikan, sudah bisa jalan-jalan, dia lukanya cuma sedikit," kata Basuni.

