Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 01:49 WIB
Taman Mini Imbau Pemerintah Lebih Perhatikan Museum
Icha | wah | Minggu, 27 Desember 2009 | 21:23 WIB
|
Share:

KOMPAS/PRIYOMBODO
Seorang pelajar mencoba mengendarai sepeda keseimbangan melintasi kawat baja di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur. PP Iptek menjadi salah satu tempat pembelajaran untuk mempraktikkan berbagai teori ilmiah yang banyak dikunjungi siswa dari berbagai daerah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Taman Mini Indonesia Indah mengimbau kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan kondisi museum-museum yang berada di bawah pengelolaan langsung kementrian kelembagaan seperti museum transportasi, penerangan, keprajuritan, dan PP IPTEK.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pengelola Taman Mini Indonesia Indah, Ade F. Meliala saat jumpa pers di kantor pengelola Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur, Minggu (27/12/2009). Ia meminta pemerintah lebih peduli dengan museum-museumnya yang sudah 34 tahun usianya.

Saat ini Taman Mini Indonesia Indah memiliki 18 museum dan 33 buah anjungan. "Itu paling banyak di dunia. Satu tempat punya 18 museum. Di bawah manajemen pengelola ada, di bawah kementrian kelembagaan ada 16. Tapi semua ini tetap aset negara," imbuh Ade.

Pada tahun 2010 nanti, Taman Mini akan menggelar festival museum nusantara yang akan mulai disosialisasikan pada malam akhir tahun. "Mengikuti tahun kunjungan museum oleh Presiden 2010 nanti dan program museum Depbudpar," kata Ade menjelaskan sedikit latar belakang festival museum.