KOMPAS
Jumat, 12 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Sepanjang 2009, 4 ATM Dibobol di Jakarta dan Sekitarnya
Selasa, 29 Desember 2009 | 17:06 WIB
Kompas/Mohammad Hilmi Faiq
Garis polisi dipasang di bekas tempat ATM Mandiri yang dibobol, Rabu (25/2).

JAKARTA, KOMPAS.com — Sepanjang tahun 2009 ternyata ada empat kasus pembobolan anjungan tunai mandiri atau ATM yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Dari angka tersebut, dua di antaranya berhasil diungkap Polda Metro Jaya.

"Kami berhasil mengungkap dua kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 12 orang. Dua tertembak karena akan melarikan diri ketika hendak ditangkap," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono dalam jumpa pers akhir tahun, Selasa (29/12/2009) di Polda Metro Jaya, Jakarta. Dua kasus pembobolan ini terjadi di daerah Kranji, Bekasi Barat (ATM Mandiri), pada tanggal 29 April 2009, dan di Citereup, Bogor (ATM BNI), pada tanggal 23 Juni 2009.

Pada kasus pembobolan ATM Mandiri, polisi menangkap delapan orang pelaku pembobol, yaitu ED, FA, TO, UD, WIL, PU, DE, dan HAR. Dua orang di antaranya, FA dan WIL, ditembak pada bagian kaki karena melarikan diri saat hendak ditangkap.

Sementara itu, pada kasus pembobolan ATM BNI, polisi berhasil mengamankan tiga orang, yaitu Roni, Ali, dan Muh Yono. Kelompok ini sebelumnya telah melakukan tindak pidana serupa sebanyak tiga kali di daerah Pasar Buah Sentiong, Tangerang, Cimanggis, dan Cibinong.

"Dari tangan tiga tersangka, kami berhasil menyita dua buah senjata api revolver, satu unit sepeda motor Jupiter MX, dan satu unit mesin ATM dalam kondisi rusak," ujar Kapolda.

Penulis: HIN   |   Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.