Sabtu, 22 November 2014

News / Megapolitan

Giliran si Cantik Lidya Pratiwi Masuk Ruang Isolasi

Kamis, 21 Januari 2010 | 15:07 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com -Artis cantik Lidya Pratiwi, pelaku pembunuhan model Naek Gonggom Hutagalung, Rabu (20/1/2010) malam sekitr pukul 20.30, juga dipindahkan dari Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Tangerang, Kota Tangerag, Banten.

Selama seminggu ke depan, Lidya bakal mendekam di ruang isolasi untuk karantina. Kepala Lapas Wanita Tangerang, Arti Wirastuti membenarkan kedatangan Lidya Rambu malam. "Lidya menempati kamar yang sebelumnya dihuni Ayin (Artalyta Suryani), di Paviliun Menara nomor 1," kata Arti, Kamis (21/1/2010).

Kompas melihat kondisi kamar Lidya. Kamar itu terletak tepat di sebelah kiri, setelah pintu masuk paviliun. Bentuk ruangan paviliun itu bundar.  Dalam kamar itu terdapat sebuah kamar mandi berbentuk seperempat lingkaran. Di kamar ini tidak ada tempat tidur dan hanya tersedia tiga kasur busa tipis yang diletakkan di atas lantai. Di depan kamar mandi yang hanya ditutupi selembar plastik tipis berwarna biru tergeletak sebuah tikar.

Lidya dipindahkan ke Lapas Wanita Tangerang karena narapidana dengan hukuman tinggi memang harus ditempatkan di penjara tersebut.  "Sama dengan penghuni lainnya, Lidya tidak diberikan keistimewaan. Ia mendapat pelayanan standar Lapas, yakni kasur, perlengkapan mandi, perlengkapan makan, dan satu unit lemari pakaian yang dipakai beramai-ramai dengan tahanan lainnya.

Saat ini, Lapas Wanita Tangerang dihuni 423 narapidana. Lapas yang memiliki tujuh paviliun itu masing-masing dihuni antara 60 hingga 63 narapidana. Di setiap paviliun terdapat 14 sel, yang masing-masing berukuran 2,5 X 3 meter dan bentuknya bulat.


Editor : Glo