Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 05:48 WIB
Cuma Rp 1.000 untuk MCK Plus Antibanjir
PURI | acandra | Kamis, 28 Januari 2010 | 15:26 WIB
|
Share:

PURI YUANITA
MCK Plus Antibanjir yang ada di Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru Jakarta Selatan. MCK khusus ini memiliki fungsi ganda. Selain dirancang sebagai tempat mandi, cuci, kakus, MCK ini dapat pula digunakan sebagai ruang kegiatan masyarakat dan tempat evakuasi sementara warga saat banjir melanda.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Seusai diresmikan oleh Wakil Walikota Jakarta Selatan Anas Effendi, Kamis (28/1/2010), MCK Plus Antibanjir akhirnya dapat digunakan oleh warga RW 03 Kelurahan Petogogan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Untuk menikmati fasilitas MCK khusus ini, tiap warga diharuskan membayar Rp 1.000 setiap bulan. Menurut Kohar, koordinator pengelola MCK Plus Antibanjir RW 03, untuk bisa menggunakan MCK sebenarnya warga tidak dikenakan biaya.

"Warga cuma diminta pengertiannya membayar Rp 1.000 tiap bulannya untuk biaya perawatan MCK. Yah, misalnya untuk kebersihan, untuk keran yang patah, atau ember yang pecah. Karena kan warga yang menggunakan MCK ini banyak, jadi kerusakan-kerusakan seperti itu mungkin sekali terjadi," ujarnya saat ditemui Kompas.com seusai acara peresmian MCK Plus Antibanjir.

Terkait pengelolaan MCK, Kohar juga menambahkan, pengurus RW setempat telah merekrut beberapa orang untuk dijadikan petugas kebersihan MCK. "Sudah ada beberapa orang yang akan bertugas menjaga dan mengelola kebersihan MCK. Mereka tidak digaji, sukarela karena tidak ada iuran untuk MCK ini, tapi mereka kemungkinan akan diberikan insentif. Untuk perhitungannya belum tahu. Setelah MCK efektif digunakan baru akan diperhitungkan pembagian insentifnya," kata Kohar.

Sementara itu, dimintai komentarnya mengenai pungutan Rp 1.000  untuk MCK Plus, beberapa warga RW 03 Petogogan mengaku, mereka tidak keberatan. "Enggak apa-apa Mbak, seribu rupiah per bulan aja sih. Yang penting kan nanti kita jadi aman dari banjir gara-gara ada MCK Plus ini," ujar Rani, salah seorang warga Petogogan.