Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 03:24 WIB
Asyik, 2011 Jakarta Bebas Kantong Plastik!
| hertanto | Selasa, 9 Februari 2010 | 08:25 WIB
|
Share:

Dhoni Setiawan
Beberapa kemasan plastik berwarna yang diindikasikan berbahaya oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2010). Menurut BPOM, kantong plastik berwarna sangat berbahaya bagi kesehatan bila digunakan untuk mewadahi makanan siap saji. Plastik tersebut merupakan produk daur ulang yang riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui secara pasti.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mendukung kesehatan warganya dan menjaga kondisi lingkungan hidup, tahun 2011 DKI Jakarta ditargetkan bebas dari penggunaan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mencapai target itu, Pemprov DKI Jakarta dan Kamar Dagang Industri (Kadin) Jaya akan melakukan kesepakatan bersama dengan para pengusaha di Jakarta untuk mengurangi pemakaian kantong plastik. Penandatanganan kesepakatan bersama akan dilakukan dalam rapat pimpinan provinsi (rapimprov) Kadin Jaya, Kamis (11/2/2010).

Gubernur Fauzi Bowo mengatakan, dengan penandatanganan kesepakatan tersebut, ditargetkan DKI akan bebas kantong plastik pada tahun 2011. Sebagai gantinya, Pemprov DKI dan Kadin Jaya akan mencari bahan pengganti yang berasal dari bahan daur ulang atau bahan yang ramah lingkungan.

“Tahap awal kami akan menandatangani kesepakatan dengan asosiasi pengusaha ritel Indonesia atau Aprindo. Sementara ini, yang sudah menyetujui Carrefour untuk menghapuskan kantong plastik dari kegiatan penjualannya,” ujar Fauzi Bowo seusai bertemu pengurus Kadin Jaya di Balaikota DKI, Senin (8/2/2010).

Seusai pertemuan, Bang Fauzi, sapaan akrab Fauzi Bowo, meminta agar rencana ini langsung disosialisasikan kepada warga dan pengusaha di Jakarta.

Sementara ini, yang sudah menyetujui Carrefour untuk menghapuskan kantong plastik dari kegiatan penjualannya.
Sumber :