Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 22:05 WIB
Wanita Paruh Baya Tewas di Kamar Hotel
| Glo | Rabu, 10 Februari 2010 | 08:46 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang wanita paruh baya tewas di kamar Hotel Gandamanah, Jalan Narogong Km 11, Bantargebang, Senin (8/2/2010) malam. Warga Puri Cileungsi, Gandoan, Kabupaten Bogor, itu diduga menjadi korban penganiayaan teman lelakinya.

Wanita bernama Sri Hartini (40) itu ditemukan tewas di atas ranjang di kamar A7 dengan masih berpakaian lengkap. Dia bercelana jins warna hitam. Pada bagian belakang kepalanya terdapat luka terbuka, sementara mulutnya mengeluarkan darah.

Heri, petugas hotel, mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong dari kamar yang disewa wanita tersebut sekitar pukul 21.00. Karena samar-samar, dia tidak memedulikannya. Sekitar setengah jam kemudian, saat kebetulan melintas di lorong kamar, Heri melihat pintu kamar A7 sudah terbuka. "Dia sudah tergeletak di kasur, dari mulutnya keluar darah," katanya.

Heri segera memberitahukan hal itu kepada petugas hotel lainnya. Penemuan mayat itu kemudian dilaporkan ke Polsektro Bantargebang. Malam itu juga mayat Sri dibawa ke mapolsek, selanjutnya dikirim ke Rumah Sakit Polri di Kramatjati, Jakarta Timur, untuk diotopsi.

Keterangan yang dihimpun Warta Kota menyebutkan, Sri datang ke hotel bersama tiga orang lainnya, seorang perempuan dan dua lelaki, Senin (8/2/2010) sekitar pukul 16.20. Seorang di antaranya, lelaki yang mengaku bernama Syamsudin dan beralamat di Rawalumbu, Kota Bekasi, memesan dua kamar. Rasmono Sidik, resepsionis hotel, menerima uang sewa kontan untuk dua kamar itu.

Para tamu tersebut kemudian memilih kamar A7 dan A3 yang posisinya berhadapan. Kamar bertarif Rp 72.000 itu hanya memiliki fasilitas berupa tempat tidur, kipas angin, dan kamar mandi. Kepada Rasmono, Syamsudin mengatakan bahwa kamar A7 akan ditempati kawannya yang bernama Indra. Keempat orang itu masuk kamar berpasang-pasangan.

Kapolsektro Bantargebang AKP Burhanuddin mengatakan, korban ditemukan di atas tempat tidur dalam kondisi masih mengenakan pakaian lengkap. "Dari mulutnya keluar darah dan ada luka di bagian belakang kepala. Kuku jari kirinya patah, sedangkan dompetnya tidak ada," katanya. (Warta Kota/chi)