JAKARTA, KOMPAS.com — Beberapa pedagang dan perajin di tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/2/2010), mencurigai bahwa kebakaran yang berlangsung pada pukul 04.30 WIB disengaja.
"Memang kami tidak boleh berpikir negatif. Tapi kejadian ini tidak masuk nalar saya. Kok bisa kebakaran terjadi sebesar ini, padahal banyak orang tidur di pasar. Satpam juga banyak yang berjaga-jaga," ujar seorang perajin kepada Kompas.com.
Terlebih, ketika kebakaran terjadi, dua pintu masuk pasar yang terletak di sisi samping tidak dibuka sehingga warga sekitar tidak dapat membantu memadamkan api. Perajin wanita ini mengaku tidak berhasil menyelamatkan mesin-mesin yang berada di dalam kios.
Pedagang lainnya mengaku mendapatkan informasi bahwa lahan yang akan dibongkar ini akan dijadikan lokasi untuk hipermarket Carrefour.
Ketika dimintai konfirmasi, Kepala Humas PD Pasar Jaya DKI Nur Havidz mengatakan tidak mau menduga-duga soal penyebab kebakaran. Dirinya menyerahkan hal ini kepada pihak kepolisian.
Havidz juga mengaku tidak mengetahui rencana pembangunan Carrefour di lahan TPS Pasar Rawa Bening. "Kami hanya menyewa dari Dinas Olahraga DKI Jakarta," ujarnya.
Saat ini, para pedagang yang sudah melakukan proses administrasi mulai memindahkan barang-barang dagangan yang berhasil diselamatkan ke gedung baru yang terletak di sebelah TPS Pasar Rawa Bening. Sebagian lainnya masih mengais barang-barang yang dapat diselamatkan di kios mereka.

