Minggu, 20 April 2014

News / Megapolitan

Beli Mainan Murah Meriah di Pasar Gembrong

Rabu, 10 Februari 2010 | 11:47 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang siang, Rabu (10/2/2010), panas sinar matahari sangat menyengat. Namun, tak sedikit pula orang tua beserta anak-anaknya mampir dari kios ke kios di pasar ini. Pasar Gembrong, siapa yang tak mengenal pasar pusat mainan di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, ini. Berbagai macam mainan, aksesori hingga perabot yang berkaitan dengan anak-anak ada di tempat ini.

Letaknya strategis. Jika bergerak dari arah Kampung Melayu, pasar ini terletak di sisi kiri Jalan Basuki Rachmat setelah terowongan Casablanca. Panjangnya sekitar satu kilometer dari belokan Jalan DI Panjaitan. Tak sulit mengenalinya karena mainan hingga boneka yang bergantungan di depan kios seolah menyeruak dari dalam.

Tak terhitung lagi jumlah kios yang ada di pasar ini. Padahal, menurut data Pemkot Jakarta Timur yang terpampang di pinggir jalan, tertulis angka 63 kios dan 16 kios di dua wilayah RW itu. Namun, saat ini jumlahnya barangkali lebih dari itu. Pasalnya, kios-kios yang berjualan mainan tidak hanya berada di pinggir jalan, tetapi juga di dalam lorong-lorong di belakangnya.

Berbagai mainan, mulai dari kartu, boneka, mobil-mobilan beraneka ragam, alat masak-masakan, bola, ayunan kecil, dan sebagainya, tersedia di tempat ini dengan harga miring. Dedi (26), salah satu penjual di pasar ini, mengatakan, harganya bisa lebih murah hingga 50 persen. Jalur mobil Tamiya dijual dengan harga antara Rp 135.000-Rp 250.000 tergantung merek, jumlah jalur, dan kepandaian calon pembeli untuk menawar. Padahal, di mal harganya mulai dari Rp 250.000-an. "Karena lebih murah, jadi banyak yang mau datang ke sini," tuturnya.

Sekitar pukul 11.30, Annisa (33) datang bersama putri kecilnya, Tata, yang baru pulang sekolah ke Pasar Gembrong. Tata ingin sekali dibelikan boneka kelinci. Saat masuk ke kios yang paling ujung dan mengutarakan benda yang dicarinya, si pemilik kios segera mengambilkan sejumlah boneka kelinci dan membiarkan putri Annisa memilih.

Tata menjatuhkan pilihannya pada boneka kelinci berwarna merah jambu dan putih sepanjang 30 cm, harganya Rp 25.000. Setelah ditawar, harga jatuh pada angka Rp 20.000. "Tuh kan, enaknya di sini bisa ditawar. Kualitasnya juga tak jauh-jauh beda dengan yang di mal," tutur Annisa sambil beranjak pulang.


Editor : wsn