JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menegaskan bahwa Bendungan Katulampa di wilayah Bogor bukan berfungsi sebagai pengendali banjir. Bendungan seluas 5.000 hektar ini hanya berfungsi sebagai penunjuk ketinggian atau debit air.
"Ini yang saya jengkel dari dulu. Bangunan air itu untuk irigasi bukan bagian dari pengendali banjir. Ada atau tidak bendungan ini tak bermasalah dengan banjir," tuturnya di sela-sela raker dengan Komisi V DPR RI, Senin (15/2/2010).
Oleh karena itu, koordinasi antara petugas bendungan dan pintu-pintu air di Jakarta adalah sebagai pengingat kapan Jakarta perlu bersiap-siap menghadapi banjir. Dengan demikian, jika ada kabar bahwa pintu air Katulampa retak pun, maka hal itu tidak ada pengaruhnya terhadap banjir di Jakarta. "Jadi tak ada pengaruhnya. Air lewat-lewat saja karena dari bendungan itu kita cuma bisa tahu berapa (air) yang akan lewat. Perkiraan untuk banjir," tandasnya.
