MOJOKERTO, KOMPAS.com — Empat penderita penyakit demam berdarah dengue di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, meninggal dunia dalam dua bulan terakhir.
Kabid Pencegahan, Pemberantasan, dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Benhardy, Selasa (23/2/2010), mengatakan bahwa selain empat orang meninggal, sebanyak 125 orang dilaporkan terserang demam berdarah.
Jumlah penderita penyakit itu menyebar di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto. Hanya Kecamatan Pacet dan Kecamatan Trawas yang sejauh ini masih terbebas dari serangan itu.
Penambahan jumlah penderita terbilang sangat cepat. "Akhir pekan lalu masih tercatat sebanyak 110 penderita. Namun, awal pekan ini sudah bertambah menjadi 125 penderita," katanya.
Mulai Januari hingga Februari 2010 merupakan puncak serangan demam berdarah, sebagaimana yang terjadi pada 2009.
Dalam dua bulan terakhir tercatat 117 pasien menderita penyakit tersebut. Dengan demikian, jumlah penderita DBD dua bulan terakhir ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. "Saat itu jumlah penderita yang meninggal sebanyak lima orang," katanya.
Ia mengatakan, total penderita demam berdarah selama 2009 sebanyak 439 orang dengan jumlah meninggal delapan orang.
"Belajar dari tahun sebelumnya, serangan demam berdarah diperkirakan akan tetap mengancam hingga bulan Mei atau Juni. Pada bulan-bulan itu, musim hujan diperkirakan sudah berhenti," katanya.
