Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 10:47 WIB
Obama Datang, Anak Jalanan Menghilang
Andy Panroy Pakpahan | ksp | Kamis, 4 Maret 2010 | 20:40 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/Caroline Damanik
Anak jalanan di kawasan perempatan RS Fatmawati mengaku tak tahu rencana razia pemeriksaan dubur dan penyakit AIDS yang akan digelar hari ini, Kamis (21/1/2010).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama diduga akan mengakibatkan ”hilangnya” anak jalanan. ”Lihat saja nanti. Pasti anak jalanan sepanjang Jalan Cikini itu akan ditangkapi,” kata Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Arist Merdeka Sirait di Komnas HAM, Jakarta, Kamis (04/3/2010).

Kebiasaan pendekatan melalui cara-cara militer dan pengamanan seperti itu, dikatakan Aris, tidak akan mampu menghilangkan keberadaan anak jalanan di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Dikatakan Aris, seharusnya untuk menangani kasus maraknya anak jalanan, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), lebih menggunakan pendekatan kasih sayang.

”Mereka itu manusia dan bukan bintang. Jadi, perlakukan saja dengan kasih sayang. Kalau masih melibatkan Satpol PP dan pendekatan pengamanan sebulan sekali untuk berantas anak jalanan, itu (kasus anak jalanan) tidak akan selesai,” katanya.

Pendekatan kasih sayang yang dimaksudkan oleh Aris adalah dengan memfasilitasi minat dan apa yang dibutuhkan anak jalanan untuk melanjutkan hidupnya di luar jalanan.

”Sehingga nantinya itu perlahan akan melatih diri mereka melihat bahwa masih ada dunia lain yang lebih indah bagi mereka selain jalanan,” katanya. (Persda Network/Roy)

Mereka itu manusia dan bukan bintang. Jadi perlakukan saja dengan kasih sayang. Kalau masih melibatkan Satpol PP dan pendekatan pengamanan sebulan sekali untuk berantas anak jalanan, itu (kasus anak jalanan) tidak akan selesai.
-- Arist Merdeka Sirait
Sumber :
Persda Network