Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 10:57 WIB
Dua Tersangka Teroris di Pamulang Diduga Suami Istri
Pingkan E Dundu | wah | Selasa, 9 Maret 2010 | 14:58 WIB
|
Share:

KOMPAS/PINKAN ELITA DUNDU
Rainia, pemilik usaha waralaba Multiplus, ikut diamankan dalam penggerebekan teroris di ruko Multiplus, Pamulang, Selasa (9/3/2010).

TERKAIT:

TANGERANG, KOMPAS.com — Dua di antara tujuh orang yang diamankan petugas Densus 88 dalam penggerebekan di Toko Multiplus, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (9/3/2010), Banten, diduga suami istri. Keduanya saat ini tengah diamankan untuk dimintai keterangan.

Hal tersebut dikatakan petugas warnet bernama Sidik, yang melihat langsung penggerebekan tersebut di lantai 2 Toko Multiplus. Ia mengatakan, sebelum kejadian laki-laki dan perempuan tersebut masuk ke warnet sekitar pukul 11.15. Laki-laki yang berperawakan tinggi sekitar 170 sentimeter menggunakan komputer, sedangkan sang perempuan turun kembali ke bawah. Perempuan tersebut belakangan diketahui masuk ke salon untuk creambath.

Selang beberapa menit kemudian, satu orang lagi dengan perawakan berewokan datang ke warnet. Di dalam warnet sendiri saat kejadian total ada lima pengunjung. Kebetulan Sidik menjadi petugas yang mengaktifkan komputer di warnet tersebut.

Setelah lima menit pengunjung berewokan itu menggunakan komputer, seorang berpakaian preman masuk ke atas. Begitu melongok ke dalam, ia tiba-tiba turun kembali dan memanggil tujuh rekan lainnya yang menggunakan seragam. Dalam waktu singkat, tiba-tiba ada dua kali tembakan ke arah pengunjung yang berewokan itu.

Ia mengatakan, pasukan yang belakangan diketahui sebagai Densus 88 itu menembak mati satu orang pengunjung warnet tersebut. Satu pria lainnya yang datang bersama perempuan saat masuk ke warnet hanya ditodong senjata, kemudian diamankan bersama tiga pengunjung lainnya.

Selain itu, petugas juga mengamankan dua orang perempuan untuk dimintai keterangan, yaitu masing-masing perempuan pemilik Multiplus bernama Rainia dan seorang konsumen perempuan yang sebelumnya mengantar laki-laki ke warnet. Saat ditangkap, sang perempuan tengah melakukan creambath sehingga masih mengenakan handuk di kepalanya.