TANGERANG, KOMPAS.com — Warga Gang Asem sempat melihat keberadaan mantri Fauzi beberapa saat setelah terjadi penembakan dua tersangka teroris di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang Barat, kemarin. Fauzi sempat pulang menuju rumahnya di Gang Asem, saat kedua jenazah teroris itu masih terkapar.
Hal ini diungkapkan Suci (35), warga Gang Asem, di lokasi Rabu (10/3/2010). "Saya lihat Pak Fauzi di depan gang sekitar 50 meter naik motor. Dia pakai helm, terus dibuka. Saya bilang, 'Pak enggak bisa masuk ada polisi'," katanya.
Saat itu, jalan di Gang Asem memang ditutup oleh polisi karena dua jenazah teroris masih belum dievakuasi. Fauzi diperkirakan hendak pulang menuju rumahnya.
Suci mengatakan, saat itu Fauzi naik motor Honda berwarna hitam dan memakai helm. Ia mengatakan mengenali Fauzi saat ia membuka helm. "Saya kenal banget dokter Fauzi. Selama empat tahun ini, kalau anak saya sakit ya berobatnya ke dia," terangnya.
Seusai diberitahu bahwa tidak bisa masuk Gang Asem, menurut Suci, Fauzi langsung berlalu meninggalkan lokasi. Ia mengaku tidak tahu ke mana perginya Fauzi. "Ya pas itu saya enggak tahu kalau Pak Fauzi ada hubungannya sama yang mati itu. Jadi saya enggak nanya atau ngasih tahu yang lain," tuntasnya.
