Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 23:02 WIB
Keluarga Bawa Jenazah Dulmatin
Pirhot | Edj | Kamis, 11 Maret 2010 | 20:53 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Polisi membawa peti berisi jenazah gembong teroris Dulmatin alias Joko Pitono atau Dulmatin di RS Polri Sukanto, Jakarta, Kamis (11/3/2010). Jenazah Dulmatin dibawa pulang ke kampung halamannya di Desa Loning, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com — Jenazah Dulmatin akhirnya dibawa oleh keluarganya dari Rumah Sakit Polri Sukanto, pukul 20.50, Kamis (11/3/2010). Jenazah dibawa menggunakan ambulans bertuliskan "Mitra Layanan Masyarakat" dengan nomor polisi B-1017-TIX.

Pada peti Dulmatin tertulis nama "Joko Pitono". Keberangkatan jenazah Dulmatin dikawal oleh sebuah mobil patroli polisi. Aparat kepolisian menjaga ketat proses keberangkatan ini.

Sebelum diberangkatkan, Istiadah, istri Dulmatin, datang ke RS Polri Sukanto pada pukul 19.05 dengan mengenakan cadar hitam yang menutup sebagian besar wajahnya. Istiadah langsung masuk ke ruangan forensik.

Istiadah sendiri tidak ikut mengantar dalam ambulans, tetapi keluar belakangan beberapa menit kemudian dan langsung menaiki taksi.

"Jenazah Dulmatin telah diperlakukan dengan baik. Pihak rumah sakit telah memandikan dan memberikan kain kafan pada jenazah Dulmatin," ujar Kepala RS Polri Sukanto Sutrisno Budi Siswanto.

Sutrisno tidak mengatakan secara rinci kondisi fisik jenazah Dulmatin. "Hal itu bukanlah kewenangan kami karena sudah ada tim identifikasi khusus yang melakukannya." ujarnya.

Dua jenazah lainnya, menurut Sutrisno, masih dalam tahap penyelesaian persyaratan administrasi sebelum diserahkan kepada penyidik. "Satu keluarga sudah datang untuk melihat, tetapi saya tidak bisa mengatakan keluarga dari jenazah yang mana," ujarnya.