PIRHOT NABABAN
Bagian bangunan Pabrik Swallow yang habis dilalap si jago merah hingga Jumat (12/3/2010) siang masih mengeluarkan asap.
JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga Jumat (12/3/2010) pukul 10.00 WIB, asap akibat kebakaran di pabrik Swallow pada Kamis (11/3/2010) malam masih belum bisa dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Pada saat ini ada dua mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta yang masih berada di dalam pabrik.
”Sampai saat ini, korban luka-luka yang berhasil kami temukan sebanyak empat orang. Tapi, kami belum mendapatkan fakta apakah ada yang meninggal,” ujar Hamim, Kepala Seksi Sektor Kalideres Dinas Kebakaran DKI.
Menurut dia, meski asap belum dijinakkan, titik api tidak menyebar karena 75 persen api sudah dikuasai oleh petugas.
”Tapi kami masih tetap kesulitan untuk membersihkan karena terhalang oleh bangunan yang runtuh serta bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti solar dan plastik,” kata Hamim.
Dia mengatakan, sampai saat ini Dinas Pemadam Kebakaran DKI sudah mengerahkan 21 mobil pemadam dari wilayah Jakarta Barat.
Sementara itu, situasi di sekitar Jalan Kamal Raya sedikit tersendat karena banyak warga yang menyaksikan kebakaran di dekat pintu masuk pabrik. Puluhan warga juga turut menyaksikan proses pemadaman di dalam pabrik. Meski demikian, tidak ada pemblokadean Jalan Kamal Raya sehingga kendaraan masih bisa melewati jalan itu.


