JAKARTA, KOMPAS.com- Lalu lintas di jalan Kamal Raya macet. Jalan ini memang menjadi akses menuju lokasi pabrik sandal "Swallow" yang terbakar sejak kemarin, Kamis (11/3/2010) sore. Banyak warga yang memarkir sepeda motornya di depan pintu akses menuju lokasi kebakaran.
Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran juga mengambil air dari tempat lain, yang mengharuskan selang milik mereka melintasi jalan. Agar selang milik Dinas Pemadam Kebakaran tak rusak, karet pengaman dipasangkan pada selang yang melintang untuk melindungi dari ban kendaraan bermotor.
Namun, karet pelindung selang mengharuskan pengemudi memperlambat kecepatan kendaraannya. Aparat kepolisian pun belum terlihat mengatur arus lalu lintas di Jalan Kamal Raya hingga saat ini.
Menurut Hamim, Kepala Seksi Sektor 8 Dinas Pemadam Kebakaran, dirinya belum melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, baik untuk lalu lintas maupun yang lain. "Tapi jika nanti ada korban jiwa, tentunya polisi yang mengambil alih tanggung jawab atas korban itu," ujarnya.


