JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga sore hari ini, Jumat (12/3/2010), jenazah Ridwan dan Hasan, dua orang pengawal Dulmatin, belum juga dijemput keluarganya di rumah sakit Polri Sukanto, Jakarta.
Tak satupun pihak keluarga yang terlihat berkunjung ke kamar jenazah. Hanya saja, sebuah mobil tim Inafis, pusat identifikasi Polri tiba di kamar jenazah sore ini.
Kepala Rumah Sakit Polri Sukanto, Sutrisno Budi Siswanto saat dihubungi lewat telepon, Jumat (12/3/2010) mengatakan, jika jenazah tak juga dijemput keluarga selama tujuh hari setelah jenazah masuk RS Polri, maka jenazah tersebut akan diserahkan ke Dinas Sosial.
"Kita memang punya SOP seperti itu. Kalau udah tujuh hari, kita akan serahkan ke Dinas Sosial dan sebagainya. Untuk saat ini kita masih mengkoordinasikan, dan menunggu yang mengaku keluarga," katanya.
Pantauan Kompas.com, beberapa orang polisi masih berjaga di depan kamar jenazah rumah sakit Polri Jakarta. Di sekililing rumah sakit terlihat garis polisi yang masih terpasang. Ridwan dan Hasan yang diduga anggota teroris Aceh, pengawal Dulmatin tertembak saat penggerebekan di Pamulang lalu. Kemarin malam, jenazah Dulmatin telah dijemput keluarganya.
