JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah tulang-belulang yang diduga milik Parngat (64) dan Andriati Wiratningsih, dua korban tewas akibat kebakaran hebat yang melanda pabrik sandal jepit di RT 06 RW 02 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, segera dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Minggu (14/3/2010).
"Akan ada tes DNA," ujar Kasi Operasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Endang Khaerudin kepada Kompas.com di sekitar pabrik tersebut. Parngat adalah petugas pemadam kebakaran, sementara Andriati merupakan pekerja pabrik.
Tulang-belulang yang tersebut didapat petugas setelah mengurai bongkahan karet yang telah mengeras. Tulang-belulang tersebut turut menempel bersama bahan-bahan karet yang terbakar.
Dugaan bahwa tulang tersebut milik Parngat diketahui ketika ditemukan tabung penyemprot air yang diyakini milik Parngat. Parngat diketahui hendak menyelamatkan Andriati, yang tengah hamil tujuh bulan. Saat itu, Andriati diketahui terjebak di dalam api dan beteriak-teriak minta tolong.
Proses mengurai bongkahan tersebut memakan waktu lebih dari empat jam. Belasan petugas pemadam kebakaran terlibat dalam proses penguraian tersebut. Mereka secara berganti-gantian mengurai dengan menggunakan kapak, linggis, dan gergaji listrik.
