Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 04:35 WIB
Dari Pakaian Renang sampai Kamera Antiair
PURI | wah | Minggu, 14 Maret 2010 | 15:41 WIB
|
Share:

PURI YUANITA
Salah satu gerai di pameran Deep Indonesia 2010 yang menawarkan beragam peralatan olahraga selam sedang dibanjiri pengunjung, Minggu (14/3/2010).

KOMPAS.com - Pameran wisata bahari Deep and Extreme Indonesia 2010 yang digelar di Hall B Jakarta Convention Center (JCC) sejak 12 Maret lalu hingga Minggu (14/3/2010) ini merupakan salah satu pameran yang selalu ditunggu-tunggu oleh warga Jakarta, terutama oleh mereka para pecinta laut dan pecinta olahraga selam. Tentu saja ditunggu-tunggu karena melalui event yang digelar tiap satu tahun sekali itu, para pecinta olahraga senam memiliki kesempatan langka untuk berburu beragam peralatan olahraga selam dengan harga terjangkau.

Yup, Deep Indonesia 2010 memang menawarkan beragam peralatan olahraga air, terutama menyelam, dengan lengkap dan harga terjangkau. Produk yang ditawarkan pun tak tanggung-tanggung adalah produk-produk peralatan selam dengan merek terkenal yang kualitasnya sudah diakui secara internasional. Mulai dari pakaian renang fullsuit, regulator selam, kacamata selam dengan berbagai jenis, diving bag, hingga kamera antiair canggih semua bisa didapatkan di pameran ini.

Yang menarik, seluruh barang tersebut dijual dalam kurs dolar Amerika karena pembelinya tak hanya datang dari masyarakat Indonesia, tetapi juga para wisatawan asing dari berbagai negara. Salah satu produsen peralatan selam terkemuka yang memamerkan produk-produknya dalam pameran tersebut adalah Divemasters. Bukan baru pertama kalinya grup produsen alat-alat selam asal Amerika Serikat itu berpartisipasi sebagai peserta pameran Deep Indonesia 2010.

"Ini sudah yang keempat kalinya kami ikut serta dalam Deep Indonesia 2010 ini. Kami senang karena melalui pameran ini kami bisa tahu dan mengukur semakin meningkatnya animo masyarakat Indonesia terhadap olahraga air, khususnya diving. Secara otomatis itu berdampak pada bertahan dan berkembangnya industri alat-alat diving di negara ini," papar Andi Zulkifli, course director dari Divemasters Indonesia saat ditemui Kompas.com di JCC hari ini.

Diungkapkan Andi, semakin meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga diving terlihat jelas melalui pameran kali ini. "Masyarakat yang penasaran dan minat dengan diving semakin banyak saya kira. Terlihat dari makin banyaknya pengunjung yang datang ke sini, termasuk ke stan kami. Bahkan, pelanggan yang membeli langsung di pameran ini pun banyak. Padahal kan tadinya target kami dari pameran ini hanya promosi yang maksimal, tidak terlalu menargetkan penjualan yang banyak. Tapi ternyata banyak pengunjung yang berminat membeli alat-alat diving langsung di stan ini," katanya.

Pembeli yang datang pun tak hanya berasal dari kalangan atas. Banyak juga pembeli datang dari kalangan menengah. "Pembeli tidak hanya dari kalangan atas. Banyak juga dari kalangan menengah. Biasanya kalau sudah cinta dan hobi diving, harga tidak lagi jadi masalah. Lagipula harga barang-barang di sini tidak bisa diukur mahal tidaknya. Yah, relatif-lah, yang terpenting kan kualitas alat dan safety-nya," tambah Andi.

Meskipun minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga diving semakin meningkat, Andi menilai hal tersebut belum berdampak maksimal terhadap industri alat-alat diving di Indonesia. "Kalau dilihat, makin ke sini mata masyarakat memang semakin terbuka melihat olahraga diving ini. Tapi, belum berpengaruh banyak pada industri alat-alat diving seperti kami ini. Kalau untuk ukuran Indonesia sebagai negara bahari, dengan wisata bahari yang begitu banyak dan kaya, yah industri seperti ini seharusnya bisa jauh lebih berkembang lagi di Indonesia," tandasnya.