KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Petugas memadamkan sisa api dalam kebakaran di Pabrik Sandal Swallow, Kamal Raya, Jakarta Barat, Jumat (12/3/2010). Dari kebakaran yang terjadi sejak Kamis sore, dikabarkan sejumlah pekerja pabrik diduga terjebak dan belum diketahui nasibnya.
JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas pemadam kebakaran kembali menemukan satu jenazah korban kebakaran pabrik pembuat sandal merek Swallow, PT Sinar Jaya Prakarsa, di Jalan Kamal Raya RT 06/RW 02, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.
Jenazah yang hangus terbakar itu diduga kuat tubuh Parngat, salah seorang petugas keamanan pabrik. Dia ditemukan di bawah reruntuhan bangunan.
"Ditemukan pagi tadi," ucap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Paimin Napitupulu, ketika dihubungi pada Senin (15/3/2010).
Paimin menjelaskan, korban yang ditemukan pagi tadi diduga kuat sebagai tubuh Parngat berdasarkan sejumlah petunjuk, seperti cincin yang masih menempel di jari dan beberapa anak kunci yang terdiri dari kunci motor dan loket. Dugaan itu kemudian diperkuat dengan keterangan rekan kerja korban yang menyakini bahwa itu tubuh Parngat.
Saat ditemukan, kondisi mayat yang diduga Parngat sangat mengenaskan. Seluruh tubuh gosong. Di sekujur tubuh pensiunan pemadam kebakaran itu menempel karet bahan pembuat sandal sehingga sulit diidentifikasi. Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi.
Seperti diberitakan, petugas pemadam menemukan satu mayat di lokasi hari Minggu (14/3/2010). Tubuh itu diduga sebagai mayat Parngat karena tubuh ditemukan menempel pada bongkahan karet dan tabung pemadam kebakaran. Saat kebakaran, Parngat masuk ke dalam gedung dan mencoba memadamkan api dengan tabung pemadam kebakaran.
Atas dasar tabung pemadam kebakaran itu, pihak keluarga meyakini bahwa tubuh itu adalah mayat Parngat. Keluarga bahkan tidak akan melakukan tes DNA untuk memastikan jenazah itu.

