JAKARTA, KOMPAS.com - Barang mahal, dijual murah-meriah. Jelas hal ini membuat pemburu barang tersebut menjadi lupa daratan. Itulah pemandangan yang terjadi saat acara Crocs Gives Back 2010 yang berlangsung 15-19 Maret 2010 di hall lantai 8 Senayan City, Jakarta, Senin (15/3/2010) tadi.
Setelah melewati antrean yang panjang dari lantai 6, pengunjung tak bisa begitu saja memasuki hall. Mereka harus meninggalkan tas dan barang bawaan lain di tempat penitipan yang lokasinya persis di depan pintu masuk hall. Alhasil, pengunjung hanya bisa membawa dompet dan ponsel ke dalam ruangan tempat bazaar berlangsung.
Di dalam, suasananya cukup kacau. Melihat pengunjung lain sudah sibuk membongkar-bongkar boks produk-produk Crocs, siapa sih yang tidak panik? Pengunjung yang mayoritas perempuan itu banyak yang duduk ngedeprok di lantai bersama kelompoknya masing-masing, asyik memilih-milih dan menyesuaikan ukuran. Beberapa di antara mereka bertugas menghitung total harga dari beberapa pasang sepatu yang berhasil dibeli.
Banyak pengunjung yang masih berpindah-pindah tempat untuk melihat model Crocs yang berlainan. Saking fokusnya memilih-milih barang, banyak pengunjung yang meletakkan Blackberry-nya begitu saja di meja. Kompas Female melihat ada beberapa Blackberry tercecer di beberapa meja pameran karena pemiliknya ngeloyor begitu saja ke meja-meja lain.
Untunglah, Crocs menugaskan banyak petugas keamanan untuk berkeliling dan mengawasi kenyamanan dan keamanan pengunjung. Pengamatan Kompas Female, event di hari pertama ini memang cukup ketat penjagaannya. Namun tak ada salahnya bila Anda ikut menjaga barang-barang pribadi Anda. Jangan sampai karena terlalu asyik memilih barang, dompet dan ponsel Anda melayang.

