BOGOR, KOMPAS.com - Empat orang yang tewas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga yang longsor Selasa (16/3/2010) sore semuanya pemulung. Keempatnya masih berusia remaja dan warga Kampung Lalamping, Desa Galuga, Kabupaten Bogor.
"Yang tewas semuanya adalah pemulung. Mereka tertimpa tembok pembatas kawasan sampah dan tempat parkir mobil. Jadi, bukan tumpukan sampah yang longsor, tapi temboknya akibat tahan di situ labil," kata Kepala Polres Bogor AKBP Tomex Korniawan, saat dihubungi sekitar pukul 17.30.
Pemulung yang tewas itu adalah Yanto (14), Wahyu (15), Komar (19), dan Tirta (13). Mereka saat tembok roboh pada pukul 15.30 itu, tengah mengais mencari sampah yang bernilai ekonomis bagi korban.
Lima orang lagi luka-luka tertimpa tembok dan kini dirawat di RSUD Leuwiliang. Salah seorang bernama Titin (45). Mereka rata-rata luka pada bagian kepala.
"Tembok yang roboh itu setinggi enam meter dengan panjang sekitar 20 meter," tambah Tomex Korniawan.


