Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 18:55 WIB
Mereka Minta Tolong Diselamatkan
Inggried Dwi Wedhaswary | mbonk | Kamis, 18 Maret 2010 | 14:46 WIB
|
Share:

Inggried Dwi W
Ratusan TKW asal Nusa Tenggara Timur yang ditampung di penampungan PT MMJA meminta dipulangkan ke kampung halaman karena tak kunjung ada kejelasan mengenai pemberangkatan mereka ke Malaysia.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Desakan ratusan calon tenaga kerja wanita (TKW) yang meminta dipulangkan dari rumah penampungan PT MMJA di Kawasan Muara Tanjung Barat, Jakarta Selatan, bukan tanpa alasan. Mereka bukan sekadar bosan menjalani hari-hari mereka tanpa aktivitas berarti di rumah penampungan. Lebih dari itu, mereka mencium ada gelagat mencurigakan dari pihak penyalur.

Ada yang diperkosa staf. Stafnya sekarang sudah dipecat.

Marlin, salah seorang calon TKW yang ditemui Kompas.com di rumah penampungan, Kamis (18/3/2010), menuturkan, mereka mengalami perlakuan kasar, bahkan tindak kekerasan. "Ada yang diperkosa staf. Stafnya sekarang sudah dipecat. Teman saya itu sudah dipulangkan. Tapi sebelum dipulangkan, dia dipukul sampai berdarah. Sampai kami menangis semua lihatnya," ujar Marlin.

Masih menurut cerita Marlin, beberapa kali, tiga hingga empat orang dibawa pergi pada tengah malam dengan diam-diam. "Katanya mau dibawa ke Malaysia dari Batam. Tapi paspornya tidak dibawa. Mereka bawanya sedikit-sedikit, biar kami tidak tahu. Bawanya jam 11 malam, jam 3-4 dinihari," ungkap Marlin.

Wanita-wanita yang dibawa ke Batam itu menelepon Marlin beberapa hari lalu. "Mereka minta tolong diselamatkan. Saya tidak tahu nasibnya lagi bagaimana," kisah Marlin lagi.

Dengan kejadian ini, Marlin yang sebelumnya pernah bekerja di Malaysia meminta pertolongan dan menghubungi sejumlah kontak warga asal Sumba yang ada di Jakarta. Mereka meminta agar dibantu untuk dikeluarkan dari penampungan dan kembali ke kampung halaman.