JAKARTA, KOMPAS.com - Meskipun DPRD DKI Jakarta mengeluarkan rekomendasi penundaan relokasi penampungan dan pemotongan ayam, Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta tetap akan melanjutkan rencana itu pada April mendatang.
Pendaftaran pemotong dan penampung ayam sudah dibuka dan akan ditutup pada 24 April. Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta Edi Setiarto mengatakan, pemotong dan penampung ayam yang sudah mendaftar akan mendapat tempat di rumah potong ayam (RPA) yang sudah ditunjuk. Mereka secara bertahap akan memasuki RPA resmi, 6.000 orang setiap minggunya.
"Pemotong dan penampung ayam yang tidak mau mendaftar tidak akan diberi lokasi. Lokasi untuk mereka akan diberikan ke orang lain," kata Edy.
Selain itu, jalur pengangkutan ayam hidup juga akan diatur untuk menuju ke RPA resmi saja. Dengan demikian, para penampung dan pemotong ayam yang tidak mau bergabung akan kesulitan mendapatkan ayam.


