PAMULANG, KOMPAS.com - Mabes Polri menerjunkan lima personil dari Indonesia Automatis Fingerprint Identification System (INAFIS) guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Fauzi Syarief, di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (19/3/2010). Mereka membawa peralatan beberapa koper untuk mengidentifikasi rumah Fauzi.
"Ini olah TKP," kata seorang anggota Polsek Pamulang memastikan kegiatan yang dilakukan INAFIS hari ini. Puluhan personil gabungan dari Polsek Pamulang, Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya berada di lokasi kejadian guna mengamankan warga dan orang yang tidak berkepentingan.
Bahkan saat berlangsungnya olah TKP, warga ramai-ramai menonton dari balik halaman warga yang berhadapan dengan rumah Fauzi. Warga pun memanjat pagar rumah salah satu warga guna melihat sisi dalam rumah Fauzi dan melihat apa saja yang diidentifikasi tim INAFIS Mabes Polri.
Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui hasil identifikasi pihak kepolisian. Di Gang Asem, dua tersangka teroris tewas tertembak saat penggerebekan. Mereka adalah Nico alias Ridwan dan Hasan Nour. Keduanya pengawal Dulmatin alias Joko Pitono alias Yahya Ibrahim.

