Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 02:46 WIB
Atap Gedung Wali Kota Bocor, Aromanya Tak Sedap
| hertanto | Jumat, 19 Maret 2010 | 15:28 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemandangan tak biasa terlihat di gedung Walikota Jakarta Pusat, Blok C, lantai dua tepat di depan kantor Badan Pertanahan Nasional atau BPN, Jakarta Pusat.

Atap lorong di lantai tersebut terlihat bocor dan sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Tetesan air tersebut diduga berasal dari ruangan kamar mandi yang berada di lantai tiga. Akibatnya, selain terlihat basah, lantai pun menjadi licin sehingga dapat membahayakan siapa saja yang melintasinya.

Parahnya lagi, tetesan air tersebut juga menimbulkan aroma yang tidak sedap. Hal tersebut sangat dimungkinkan karena tetesan air, diduga berasal dari kamar mandi di lantai tiga gedung itu.

Selain licin, kalau lewat sini jadi tidak nyaman karena selalu tercium aroma yang tidak sedap

"Bocornya sudah sejak Senin kemarin. Orang yang lewat sini harus berhati-hati jika tidak ingin terpeleset," ujar salah seorang staf kantor BPN Jakarta Pusat yang tidak mau disebut namanya, Jumat (19/3/2010).

Sejak kejadian itu, dia dan karyawan lainnya di lingkungan Pemkot Jakarta Pusat mengaku dibuat tidak nyaman jika harus melewati lokasi atap yang bocor tersebut.

"Mau gimana lagi saya harus lewat sini kalau mau ke ruangan kerja saya. Bahkan lorong ini juga bisa tembus ke Blok A, tempat wali kota berkantor," tambahnya.

Hal senada diungkapkan Mia (50), salah seorang petugas kebersihan di kantor BPN Jakarta Pusat. "Selain licin, kalau lewat sini jadi tidak nyaman karena selalu tercium aroma yang tidak sedap," ujarnya.

Oleh petugas kebersihan, air yang menetes ditampung menggunakan tempat sampah yang dilapisi dengan plastik, sehingga air yang tertampung tidak langsung terjatuh ke lantai.

Kepala Bagian Umum dan Protokol Pemkot Jakarta Pusat, Rias Askarsis mengaku belum mengetahui hal tersebut. "Yang mana ya, nanti kami cek dulu," ujarnya singkat.

Sumber :