Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 06:22 WIB
Korban Kebakaran Masih Punguti Puing-puing
Wahyu Satriani Ari Wulan | msh | Jumat, 19 Maret 2010 | 16:37 WIB
|
Share:

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar rumah di RW 4 Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (18/3). Kebakaran yang menghanguskan sekitar 200 rumah tersebut diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga Jumat (19/3/2010) sore, sejumlah korban kebakaran di Kampung Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, masih berusaha memunguti barang-barang yang tersisa di antara puing-puing kebakaran.

Wati (65), salah seorang korban kebakaran, mengaku bahwa sepanjang hari ini dia berusaha mengais barang-barang yang masih bisa digunakan dari rumahnya yang kini telah menjadi arang. Sayang, tak banyak barang yang berhasil dikumpulkan.

"Dari tadi pagi sudah mengais-ngais. Tetapi ya beginilah, enggak banyak. Ya kumaha.... Semuanya sudah hangus," katanya pasrah sambil menunjukkan barang-barang yang berhasil dikumpulkannya hanya berupa kayu, besi, dan paku.

Reruntuhan dari kebakaran yang telah menghanguskan 104 rumah itu masih tampak jelas. Wati mengatakan, dia untuk sementara bakal bertahan di posko penampungan.

Lurah Kampung Krendang Bir Ali menyatakan, bantuan untuk para korban kebakaran hingga kini terus mengalir. Siang tadi, Wakil Ketua DPRD DKI Inggard Joshua menyambangi lokasi kebakaran dan memberikan bantuan sebesar Rp 30 juta bagi korban kebakaran. Selain itu, ia juga memberikan bantuan berupa susu sejumlah dua boks dan 100 dus mie instan.

"Bantuan ini diserahkan langsung kepada para korban. Nanti didistribusikan," kata Bir.