Sofia, Jumat
Sebaliknya, pecatur tuan rumah, Veselin Topalov, yang tampil sebagai penantang mampu melihat peluang penyelamatan diri sekecil apa pun sehingga dinilai pengamat catur sebagai ”sangat genius”. Topalov mampu menahan remis pertarungan lewat partai panjang 83 langkah. Kini kedudukan sama kuat 4,5-4,5 dengan tiga partai sisa yang harus dimainkan.
Terkejar di partai sebelumnya, Anand yang memegang buah putih kali ini tidak memainkan Pembukaan Catalan seperti pada partai-partai yang membuahkan kemenangan baginya, karena pada langkah ke-3 Anand menggerakkan Kuda ke b3, bukan Kuda ke f3. Topalov sebagai pemegang buah hitam mengarahkan permainan ke Pertahanan Hindia Nimzo yang sangat dikuasainya.
Pada langkah ke-21 Topalov berani menukar Menteri-nya untuk dua Benteng. Namun, kendali permainan ada pada Anand yang salah satu Benteng-nya memenjara Raja lawan di baris terakhir.
Namun, pada langkah ke-40- nya—saat Benteng mengancam Raja Topalov di h8— Anand baru menyadari bahwa itu adalah langkah blunder terbesarnya sepanjang partai ini. Bukan hanya Raja Topalov menjadi terlepas, melainkan juga peluang menang dengan dua Benteng di baris terakhir menjadi sirna. Dengan Menteri di tangan, Topalov mampu melakukan sekak abadi terhadap Raja Anand sehingga permainan berakhir remis.
