Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 02:20 WIB
Minggu, Pencanangan HUT DKI di Kota Tua
| made | Sabtu, 29 Mei 2010 | 20:33 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN Kelompok Bulan Cempaka yang terdiri dari 13 orang tengah memainkan kesenian ondel-ondel di permukiman padat Rawasari, Jakarta Pusat, Rabu (19/5/2010). Setiap harinya mereka bisa mengumpulkan uang sekitar Rp 300 ribu dari empat jam mengamen.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-483 Kota Jakarta bakal meriah. Sebanyak 73 kegiatan saat ini sudah disiapkan. Rencananya, pencanangan perayaan HUT Kota Jakarta akan digelar di Kawasan Kota Tua, tepatnya di Taman Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah pada Minggu (30/5/2010) mulai pukul 06.00. Sekitar 3.000-an orang akan meramaikan acara tersebut.

Kita berharap acara ini bisa menarik perhatian masyarakat sebanyak mungkin.
-- Cucu Ahmad Kurnia

Dalam pencanangan nanti, berbagai kegiatan akan disuguhkan pada masyarakat Jakarta. Mulai dari marawis, barongsai, pelepasan balon berhadiah, hingga kegiatan taman bacaan. Selain itu ada pameran lingkungan dari BPLHD, stand bazar, lomba lukis anak TK, dan pertunjukan hiburan oleh artis-artis ibu kota.

Kepala Bidang Informasi Publik Diskominfo dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, mengatakan,  kegiatan yang digelar dengan meriah ini bisa menarik perhatian masyarakat sebanyak-banyaknya untuk datang. "Kita berharap acara ini bisa menarik perhatian masyarakat sebanyak mungkin," ujar Cucu kepada beritajakarta.com, Jumat (28/5/2010).

Cucu mengatakan, jumlah kegiatan dalam perayaan HUT DKI tahun 2010 ini mencapai 73 item dan akan berlangsung selama 1 bulan, yakni mulai dari 30 Mei hingga 30 Juni 2010. Berbagai jenis kegiatan itu, di antaranya Lari Maraton 10 kilometer, aksi bersih-bersih kali bersama komunitas Ciliwung, penggunaan busana Betawi secara bersama di lingkungan pegawai Pemprov DKI.

Selain itu, lomba renang antar pulau dengan Rute Pulau Panggang-Pulau Pramuka, Pesta Bahari di Kepulauan Seribu. Kemudian Festival Budaya Betawi di Hutan Kota Srengseng, donor darah, pernikahan massal 1.000 pasang, dan berbagai kegiatan lainya. Intinya, pihak panitia ingin membuat perayaan HUT DKI tahun ini semeriah mungkin.

Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta, Achmad Lutfi yang juga Sekretaris Panitia Perayaan HUT ke-483 Kota Jakarta, menjelaskan, dipilihnya kawasan Kota Tua dalam pencanangan HUT ke-483 DKI kali ini sekaligus untuk mempromosikan kawasan tersebut. Sebab tahun ini Pemprov DKI juga tengah mencanangkan Tahun Kunjungan Museum dan seperti diketahui, di Kota Tua terdapat sedikitnya lima museum yang layak untuk dikunjungi.

“Tema yang diambil dalam perayaan HUT DKI tahun ini adalah 'Dengan keberagaman kita bangun Kota Jakarta sebagai kota jasa yang ramah lingkungan'. Dengan tema tersebut tentunya kita berharap Jakarta bisa menjadi kota yang ramah terhadap lingkungan,” kata Lutfi.