JAKARTA, KOMPAS.com — Pengemudi Avanza yang sempat menawarkan bantuan kepada Tama S Langkun, seusai aktivis ICW itu dianiaya, Torik Dasa Maulana (25), tidak lagi sendirian menangani kasusnya. Pasalnya, pengacara Hotma Sitompul telah bersedia mendampingi Torik.
"Ini karena rasa keadilan, rasa keadilan dia sudah terusik, lagi pula dia kan miskin dan teraniaya, sudah ada 20.000 orang miskin yang kami bantu," kata Hotma saat dihubungi wartawan, Rabu (21/7/2010).
Siang ini, rencananya Torik akan dipertemukan dengan Tama di Polres Jakarta Selatan. Namun, apakah keterangan Tama dan Torik akan dikonfrontir, Hotma mengaku belum mendapat keterangan akan hal tersebut.
Setelah kemunculannya di RS Asri, Pancoran, Jakarta Selatan, tempat Tama dirawat, nama Torik pun mencuat. Belakangan, berbagai dugaan juga ditujukan kepada Tama, terlebih mengenai keterangan yang diberikan.
Jumat (16/7/2010), Torik sempat dipertemukan dengan Moamar Khadafi, mitra ICW yang merupakan saksi penganiayaan Tama. Namun, menurut Torik, mereka berdua tidak pernah dipertemukan selama pemeriksaan. (Tribunnews/Nurmulia Rekso P)
